Sejak Mama meninggal, bekal Grace selalu nasi goreng gosong. Sampai Bapak menemukan buku resep bertinta ungu.
Pak Martin, penjahit di Pasar Petisah, Medan, membesarkan Grace yang baru kelas empat SD sendirian setelah istrinya meninggal. Ia tidak bisa memasak, dan setiap hari bekal Grace adalah nasi goreng dengan telur gosong yang diam-diam dibuang Grace karena malu. Lalu Bapak mulai menyelipkan surat kecil di kotak bekal, dan Grace memergokinya membaca buku resep Mama tengah malam. Kemudian pesanan berdatangan, Bapak kembali tenggelam dalam kesibukan, dan dari balik sampul buku itu jatuh sebuah amplop untuk ulang tahun Grace yang kesepuluh. Mini-seri enam episode tentang ayah dan anak yang belajar memasak bersama, dan tentang resep yang ternyata menyimpan lebih dari sekadar takaran bumbu.
Masuk atau buat akun gratis untuk berkomentar dan memberi bintang.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!