Satu Sabtu, tiga undangan, satu batik, dan satu ponsel yang tiba-tiba harus jadi kamera pernikahan.
Pak Herman, pegawai dinas pertanian di Bandung, hanya ingin menghabiskan Sabtu dengan memberi makan ayam kampungnya. Lalu istrinya menyodorkan tiga undangan pernikahan untuk hari yang sama, di tiga kota yang berbeda. Belum selesai ia menghitung jarak, keponakan kesayangannya menelepon sambil menangis: fotografer pernikahannya sakit, dan satu-satunya orang dalam keluarga yang punya ponsel berkamera tiga adalah Om Herman.
Masuk atau buat akun gratis untuk berkomentar dan memberi bintang.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!