Pak Jamal memasang tulisan "Buka 24 Jam" supaya bisa bersaing dengan minimarket. Masalahnya, ia tetap harus tidur.
Demi bersaing dengan minimarket baru di ujung jalan, Pak Jamal, pemilik toko kelontong di Pekanbaru, memasang spanduk "Buka 24 Jam". Istrinya geleng-geleng kepala, anaknya pura-pura tidak kenal, dan pembeli tengah malam ternyata jauh lebih ajaib dari yang ia bayangkan. Cerita lucu tiga episode tentang usaha kecil, gengsi, pintu samping yang terus diketuk, dan cara Pak Jamal menghitung untung.
Masuk atau buat akun gratis untuk berkomentar dan memberi bintang.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!